Feed Button
Tweeter Button
Facebook Button
Delicious Button

..faddo’s life..

—kicauan dalam ketikan—

f37a97d726cf6fdb1b8c8666e3839cfb_world-of-tanks

Semenjak ketemu game World of Tanks (WoT), rasa-rasanya seperti gak ada game lain yang bisa membuat saya tertarik, setidaknya untuk saat ini. Permainan beradu tank, senjata, kecepatan dan juga taktik ini dapat membuat kita selalu berusaha untuk lebih baik dari tim lawan. Pemenang battle ditentukan apabila salah satu tim telah berhasil menghancurkan semua tank lawan, atau… tidak semua tank lawan hancur tetapi tim kita berhasil capture bendera lawan selama beberapa waktu. Dan jika memenangkan pertempuran, akan mendapatkan experience yang lebih banyak untuk dapat digunakan dalam meng-upgrade tank kita.

5b1f10aa149658f5b3146e586c5c7540_shot_002-edit

One of my tanks (US T29 Heavy Tank)

Secara jenis, tank-tank tersebut terbagi dalam 5 macam yaitu, Light Tank, Medium Tank, Heavy Tank, Tank Destroyer, dan SPG (self-propelled-gun).

  • Light Tank cukup lincah, memiliki kecepatan di atas rata-rata daripada tank lain, tetapi sangat rapuh apabila tertembak. Namun, manfaat dari tank jenis ini yaitu untuk mendeteksi keberadaan lawan, karena pada saat start battle kita tidak tau posisi lawan ada dimana dan belum terbaca oleh radar. Pemakai tank jenis ini yang paham cara pakainya, tentu tidak akan berdiam diri di base layaknya SPG, tetapi harus berputar kesana kemari dengan tujuan utama mendeteksi, bukan menghancurkan tank lawan (kecuali kalo lawannya pas sesama Light Tank ya bisa juga dihancurkan…). Apabila lawan telah terdeteksi dan buanyakk, langkah yang bisa dilakukan adalah menjaga diri agar tetap hidup (berdiam diri atau kabur), sembari menunggu rekan-rekan tank yang lebih besar datang dan bertempur.. :D
  • Medium Tank tidak secepat Light Tank, tetapi juga tidak sebesar Heavy Tank. Tank jenis ini memiliki kemampuan medium sesuai namanya, bisa digunakan sebagai pendeteksi, tetapi bisa juga untuk membantu pertempuran. Cukup ampuh untuk menyerang Light Tank, lumayan seru untuk bertempur dengan sesama Medium Tank, dan lumayan penuh perjuangan jika ketemu lawannya yang Heavy Tank, hehe…
  • Heavy Tank tentu saja memiliki body yang kuat dan tidak mudah hancur, senjata yang besar, dan siapapun yang bertemu dengan tank ini akan menjadi pertempuran yang memberatkan. Apalagi kalo nih tank diserang oleh Light Tank, kagak mempan dah... Akan bisa seimbang jika tank ini bertemu lawan yang menggunakan sesama Heavy Tank, atau juga bisa dikalahkan oleh tank jenis lain asalkan dilakukan secara keroyokan. Kelemahan lain tank ini adalah jalannya yang sangat lambat, karena apabila telah terdeteksi oleh SPG lawan, tentu akan jadi bulan-bulanan.
  • Tank Destroyer sesuai namanya, tank ini memiliki senjata yang ampuh untuk menyerang dan menghancurkan tank lawan. Namun pada umumnya tank ini tidak lincah dan lebih banyak yang tidak memiliki turret (semacam alat pemutar senjata untuk diarahkan kemana-mana). Jadi kalo mau ngeker lawan, mesti mengubah posisi badannya terlebih dahulu dan membutuhkan waktu. Tentu saja kalo ada Light Tank yang mendekati tank ini, maka tank ini akan kelabakan. Si Light Tank cukup berputar-putar membelakanginya dan menembakinya.
  • SPG merupakan tank penembak jarak jauh dan biasanya posisinya tidak jauh dari markas. Ketika modus sniper digunakan, maka lawan-lawan yang sudah masuk dalam radarnya akan tampak dari atas langit, lalu tembak-tembakin deh… Keberadaan SPG memang betul-betul menjadi pengganggu pertempuran. Baru mau konsentrasi tempur di jalan, tiba-tiba ada peluru dari atas dan meledak di sekitar kita, tentu saja itu datangnya dari SPG lawan yang sedang mencoba menembak kita. Kelemahannya yaitu biasanya akan menjadi incaran Light Tank dan Medium Tank (alias tidak mampu bertempur jarak dekat). Jika ada Light Tank dan Medium Tank yang berhasil berjalan jauh ke daerah lawan tanpa terdeteksi, maka yang dilakukan pertama adalah mencari dimana posisi SPG nongkrong…. Jika sudah ketemu dan SPG sedang sendirian, kemungkinan besar akan mudah dihancurkan.

6cd9791bc1a2e05fcdee895ca6cb458b_shot_014-edit

 d5532175bdc3a12f78eba78e7a0a8310_world-of-tanks-spg <-- ngeker pake SPG

Nahhh…itu tadi berdasarkan jenis tanknya. Tank-tank tersebut bisa berasal dari berbagai negara, yaitu USA, Inggris, Rusia, China, Jerman dan Perancis (tergantung pilihan kita). Tentu dengan karakter yang berbeda-beda juga. Misalnya tank di tier (level) yang sama untuk Light Tank-nya USA belum tentu juga berkarakter sama dengan Light Tank-nya Rusia, dan sebagainya. Yang pasti, pada saat baru pertama kali memainkannya, kita akan menerima 5 buah tank (tapi lupa apa aja…). ;)

Kenapa game ini seru bagi saya, yaitu karena setiap tank memiliki karakter yang berbeda-beda. Tidak seperti CS dimana semuanya memiliki ketahanan yang sama dan hanya berbeda senjata, dalam WoT setiap tank tidak ada yang sama persis baik dari kecepatan, senjata, dan ketahanan body. Para pemainnya pun dari berbagai negara, dan adakalanya pada saat komunikasi dalam perang kagak nyambung kalo ada yang pake bahasa Filipina lah, Vietnam lah, hahaaa…..

Pada standard battle, pertempuran akan mempertemukan 15 lawan 15 tank. Kecuali pada saat bermain di tank company maka jumlahnya ditentukan dari jumlah tier (level).

Game ini juga tidak membutuhkan bandwidth yang besar, karena pada dasarnya semua telah terinstal di komputer (lumayan sih…..sekitar 15-18 Gb tergantung update). Adapun koneksinya asalkan tidak terputus itu sudah cukup, tanpa harus memikirkan kecepatan download, CMIIW.

Demikian share singkat tentang World of Tanks.. :D

e754a22074f0540eaf0d2e97a381e8b1_shot_007

One of my tanks (US M4 Sherman Medium Tank)

Bijaklah dalam Membuat Polisi Tidur

Posted by faddo83 On April - 24 - 2013ADD COMMENTS

Teringat ketika suatu waktu sedang dijalan… “bruaakkk”, ternyata ada polisi tidur di tengah jalan yang invisible alias tak terlihat. Terinspirasi dari kejadian-kejadian demikian dan tidak jarang membuat orang kaget atau suspensi kendaraannya rusak, maka saya mencoba merangkumnya dalam tulisan ini berbagai jenis polisi tidur jalan raya di Indonesia.

Entahlah…terkadang saya berpikir apakah kita siap untuk menggunakan jalanan yang mulus, karena ketika jalanan rusak maka selalu pemerintah yang akan disalahkan. Akan tetapi, jalanan yang telah dibuat sedemikian mulus, lantas dihambat dengan berbagai penghambat jalanan seperti polisi tidur, ban, kayu, dan sebagainya. Bukan berarti pula semua polisi tidur itu tidak baik, karena sebagian jalan memang wajib ada.

1. Polisi tidur putih-putih.

cc651fff07abe0a57c2b591867e8f01f_a-polisi-tidur

Polisi tidur jenis ini biasanya kita temui di jalan-jalan protokol, jalan raya utama, dan juga jalan tol. Sudutnya yang relatif kecil dengan jumlah beberapa, bertujuan diantaranya untuk membuat pengendara agak memelankan kendaraannya. Selain itu untuk pengendara yang mengantuk juga akan semakin waspada karena ada getaran yang ditimbulkannya (tapi tidak sampai shock atau kaget berat). Warnanya yang bercat putih juga akan terlihat dari kejauhan dengan jelas karena kontras yang ditimbulkannya dengan aspal yang gelap.

2. Polisi tidur kuning besar.

de316fb6196488baab5f1140283f94cd_b-polisi-tidur

Sering dijumpai polisi tidur jenis ini di komplek-komplek perumahan, komplek industri dan semacamnya yang memang sudah tertata dengan rapi. Bentuknya biasanya agak besar dan landai, dengan warna yang bercorak kuning-hitam. Tujuan polisi tidur ini memang jelas agar pengendara waspada dan menjalankannya dengan pelan. Warnanya yang terang mempertegas tujuan tersebut.

3. Polisi tidur warga yang agak lumayan bijak :)

ea56f794a35bdc9625ddb70dea352edb_c-polisi-tidur

07b6a02c26a73cef7a949a3ae94c1517_d-polisi-tidur

8ebff50211fce04f69721bdc4f97d14c_e-polisi-tidur

Ketiga gambar polisi tidur di atas, biasanya kita temui di jalan-jalan warga, komplek perumahan, dan tidak jarang di jalan yang agak besar. Biasanya dibuat dari semen biasa, terkadang juga dari sebilah balok kayu yang diletakkan melintang. Biasanya daerah tersebut banyak anak-anak, sehingga para orang tua (atau salah satu orang tua) dengan sengaja membuatnya supaya pengendara memelankan kendaraannya. Kenapa diistilahkan ‘agak bijak’, karena bentuknya yang relatif kecil dan tidak terlalu menyusahkan pengendara yang melintasinya.

4. Polisi tidur yang kurang/tidak bijak.

5d7f98bda72456d9adb950e390d82195_f-polisi-tidur

Mungkin karena emosi atau kebanyakan semen, polisi tidur jenis ini dibangun warga dengan relatif meninggi dan tidak landai. Hal ini menyebabkan pengendara direpotkan, dan tidak jarang suspensi menjadi cepat rusak. Beberapa bahkan membuat pengedara mobil harus nyesek karena polisi tidur sampai menyentuh bodi mobil atau mesin motor. Polisi tidur jenis ini jelas tidak bijak dan sangat menunjukkan keegoisan pembuatnya, atau bisa juga karena memang tidak siap punya jalan bagus… rrrgggghhh…..


5. Polisi tidur invisible.

d113ce2c74726a02503005c72c9f1865_g-polisi-tidur

Polisi tidur jenis ini yang paling banyak menyebabkan kecelakaan. Sudah bentuknya yang besar, ditambah lagi dengan warna yang sama dengan jalannya. Pembuat polisi tidur jenis ini menurut saya seharusnya masuk dalam kategori pidana, karena telah mengganggu ketertiban umum yang berpotensi mencelakakan orang lain akibat perbuatannya. Seyogyanya, polisi tidur yang dibuat dapat terlihat jelas, bukan seperti jebakan batman dan membuat orang celaka. Jahat banget dah yang sengaja bikin tipe begini

6. Polisi tidur ban karet.

56144269e44d640dc700388c58745f1c_h-polisi-tidur

Pembuat polisi tidur jenis ini ada 2 macam, yaitu si pembuat memang kaya raya sehingga jalanannya sudah dibeli tunai kemudian berbaik hati tetap memberi orang lain jalan, atau…si pembuat dengan memang memiliki sifat yang sangaaattttt baik hati sehingga jangan sampai jalanan yang mulus dirusak oleh semen polisi tidur, maka digunakanlah ban bekas menutupi setengah jalan di depan rumahnya. Ckckckckck…. ini menurut saya sudah menzalimi orang lain. Tidak banyak komentar soal ini, saya rasa semua bisa komentar sepuasnya dalam hati… :D

7. Polisi tidur alami.

145d5cbd44e07a20eb6d5e7db4657d68_i-polisi-tidur

Yak, mungkin inilah polisi tidur yang cocok untuk di jalan/perumahan yang tidak siap adanya jalanan mulus. Dengan dibiarkan rusak dan becek, otomatis secara naluri pengendara akan memperlambat kendaraannya dengan sangat hati-hati. Yang punya anak-anak juga tidak perlu khawatir dengan kendaraan yang ngebut, karena jelas tidak akan ada yang berani ngebut… :D

8. Polisi tidur debus.

7aeae8cedff1245c28f178d371d85148_j-polisi-tidur-tebar-paku

Hmmmm….. mau komentar apa yah. Yang jelas akhir-akhir ini sering sekali ditemukan yang model gambar di atas. Kenapa di luar negeri jarang ada tambal ban, karena tidak ada penebar paku. Dan saya rasa, tukang bangunan manapun di Indonesia ini juga di sejorok itu untuk membuang paku di jalanan sehabis bertukang. So…..pelaku penebar paku dengan sengaja seharusnya diberi ganjaran hukuman yang sangat keras, karena potensi mencelakakan orang lain sangat besar serta tidak ada manfaat sama sekali yang ditimbulkan dengan perbuatan ini.

Demikian sharing singkat dari saya, semoga para pembuat polisi tidur yang membaca ini akan menjadi lebih bijak dalam membuat polisi tidur dan lebih manusiawi. :)

Redenominasi Rupiah apa yah…?

Posted by faddo83 On April - 11 - 2013ADD COMMENTS

Sesuai judul, saya ingin berbagi tentang redenominasi rupiah, tentunya seperti biasa yaitu dengan menggunakan bahasa awam..hehe.. So,…. nanti-nanti aja lah yah cerita soal dasar hukum, peraturan perundangan, dan petunjuk-petunjuk teknis lainnya.. Toh yang dibutuhkan oleh orang awam bukan lah peraturannya, tapi to the point aja maksudnya apa…

Sebelumnya, berikut ini uang kertas yang beredar di Indonesia saat ini, yaitu pecahan Rp1000, Rp5000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000.

Seribu rupiah sebelum redenominasi Lima ribu rupiah sebelum redenominasi

Sepuluh ribu rupiah sebelum redenominasi dua puluh ribu sebelum redenominasi

Lima puluh ribu rupiah sebelum redenominasi Seratur ribu rupiah sebelum redenominasi

Nah…trus, maksudnya redenominasi tuh nanti uangnya diapain mas..? Itu dia, itu maksudnya penyederhanaan angka nol yang dirasa makin banyak, padahal sebenarnya kita juga sudah mengerti kalo ada orang jualan cuma nulis 25, 50, 75 dan seterusnya yang artinya 25 ribu, 50 ribu, 75 ribu.

Misalnya nih, misal yah,.. ini misalnya aja loh…. dilakukan penyederhanaan 3 digit, berarti Rp1000 akan menjadi Rp1 dengan nilai beli ga berubah. Kalo ada barang harganya Rp1000, nantinya jadi Rp1 setelah disederhanakan. Sebagai ilustrasi, ini saya kasih gambar bahwa uangnya itu cuma menghilangkan digitnya sajah, tapi tetep bisa belanja seperti biasa. Kalo ibu-ibu beli sayur harganya Rp10.000, nanti setelah disederhanakan ya sayurnya harganya Rp10. Gitu loh….

ILUSTRASI Penyederhanaan (penghilangan) 3 digit.

redenominasi-pada-uang-1000-rupiah

redenominasi-pada-uang-5000-rupiah

redenominasi-pada-uang-10000-rupiah

redenominasi-pada-uang-20000-rupiah

redenominasi-pada-uang-50000-rupiah

redenominasi-pada-uang-100000-rupiah

Terus, ngapain disederhanain, bukannya biarin aja begitu? Hmmmm…ada beberapa alasan kenapa harus disederhanakan, diantaranya karena memang bila dibandingkan dengan negara lain, angka nol di Indonesia sudah terlalu banyak. Itulah sebabnya mata uang Indonesia dengan nol yang banyak ini tidak menarik di pasar uang karena secara psikologis pun terlihat bahwa nilai mata uangnya sangat rendah dibanding mata uang asing.

Selain itu, di beberapa tempat jualan seperti restoran juga sudah mencantumkan harga-harga tanpa 3 digit dibelakangnya. Misalnya:

  1. Paket nasi ikan bawal bakar : Rp35.
  2. Paket nasi kepiting rica-rica sambal terasi plus petai jengkol (hahaha….) : Rp70.
  3. dan seterusnya…

Pasti kita mengerti kan yah maksudnya restoran jualnya di harga berapa, yak kurang lebih seperti itu. Klo ternyata ada harga yang dulunya Rp500 perak, nanti jd berapa..? Ya dalam konteks ini akan ada uang dalam bentuk sen. :)

Terakhir, hmmmm…andaikan saya secara awam dimintakan saran bagaimana untuk mengurangi kebingungan di masyarakat terkait redenominasi atau penyederhanaan angka nol mata uang kita tercinta ini, maka jawaban saya yaitu perlu membedakan nama mata uangnya. Misalnya rupiah lama itu namanya ya Rupiah, trus Rupiah setelah redenominasi mungkin namanya IDR (Indonesian Rupiah), atau Rupiah Indonesia (Ri), atau Rupiah Baru, atau apapun lah. Supaya masyarakat lebih tenang secara psikologis ketika menerima uang dengan nol yang sedikit.

Demikian sharing singkat saya, semoga bermanfaat terutama bagi pembaca kalangan non bankir, non ekonom, dll yang jelas-jelas sudah jauh lebih paham dari pada saya.. :)

Si Ikan Buntel: Black Molly-Balloon

Posted by faddo83 On Februari - 15 - 2013ADD COMMENTS

Black Molly-Balloon

Ikan black molly terdiri dari berbagai varian, salah satunya tipe Balloon Molly. Beberapa bulan yang lalu, saya memasukkan ikan jenis ini ke dalam akuarium di kosan tercinta. Secara penampilan, ikan ini memang lucu, bentuknya yang buntel tapi lincah membuatnya seperti mainan.

Mungkin karena ekosistem di aquarium yang sudah pas, ditunjang dengan beberapa tanaman asli, kayu serta batu fosil, akhirnya ikan ini pun betah dan beranak pinak sampai saya sendiri tidak bisa menghitungnya.. Poll dahhh… Terlebih sekali beranak menghasilkan sekitar 30-50 ekor. Bisa jualan neh…hahaa…

Tanaman Anubias Anak Ikan
Black Molly tipe balon ini juga cukup rakus, dan tentu saja menurunkan sifat tersebut ke anak-anaknya yang masih kecil. Aquarium pun cepat keruh. Hal ini membuat saya harus mengganti airnya setengah volume setiap 4-7 hari untuk tetap menjaga ekosistem, tetapi sangat tidak baik jika mengganti semua airnya karena justru akan menghilangkan bakteri bermanfaat yang telah terbentuk.

Kelebihan lain dari ikan tersebut, meskipun berbadan relatif besar, dia sangat sopan dan menghormati ikan jenis lain… (hehee…). Maksudnya, walaupun termasuk jenis omnivora, tetapi dia tidak akan menyerang sesama penghuninya, bahkan si udang red cherry yang mungil pun merasa adem ayem hidup bersama mereka.

Udang Red Cherry

Yang paling saya suka, yaitu ikan ini tidak penakut, dan memiliki kebiasaannya ketika tangan kita mengetok kaca depan, maka ikan tersebut dan anak-anaknya akan segera berkumpul seolah membaca pikiran bahwa si empunya mau memberi mereka makan. Hahaha…ikan yang unik.. :D

Aquarium

Aquarium

Spesifikasi: Tank 33×22×25 cm, Tanaman Anubias, Batu Fosil, Kayu Santigi, Pasir Silika, Pupuk Dasar, Filter Atas, Ikan Black Molly Balloon, Ikan Tetra Cardinal, Ikan Guppy, Ikan Otto Sinklus, Ikan Corydoras Albino, Ikan Corydoras Panda, Ikan Rasbora Gold, dan Udang Red Cherry.

Coretan Singkat Akhir Tahun: Target, Mimpi dan Cita-Cita

Posted by faddo83 On Desember - 31 - 20122 COMMENTS

dream

Sudah beberapa bulan tidak menulis, maka sebelum memasuki tahun 2013 saya mencoba menyempatkan (baca: meniatkan) diri untuk sedikit corat-coret di blog yang agak sedikit dicuekin ini.. :P

Banyak hal terjadi dalam setahun ini, bisa jadi itu terkait dengan kehidupan di kantor, perkuliahan, maupun di kehidupan pribadi. Berbagai peristiwa datang dan pergi, begitu pun permasalahan-permasalahan baik yang terselesaikan, terabaikan atau pun (mungkin) diabaikan. Ya…itulah kehidupan, banyak dinamika yang menyertainya.

Sebagai manusia, siapa pun itu pasti memiliki (entah itu di-manage atau tidak) perencanaan ke depan. Tahun ini saya akan melakukan A, tahun depan melakukan B, dan seterusnya terlepas dari bisa atau tidaknya hal tersebut tercapai. Itulah yang sering kita sebut sebagai target. Target yang baik bukanlah target yang banyak dan terlalu detail, tetapi cukup dipikirkan dengan simple dan dilakukan sedikit action sebagai langkah untuk memulainya. Ketika telah dimulai, barulah hal detail tersebut diatur. Itu sih menurut saya sebagai pribadi diantara para manusia, hehe…. Beda pula dengan birokrasi, tentu dari awal harus sudah detail karena merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada negara, ya iya lah yah

Lantas, bagaimana dengan mimpi?

So what gitu loh…? Setiap kita pasti punya mimpi, seribu mimpi yang tidak masuk akal pun oke-oke saja. Saya pernah bermimpi ingin bisa terbang seperti layang-layang, terbang ke atas melihat garis cakrawala, namun selalu ingat akan tempat kita berasal yang diejawantahkan dengan seutas tali yang selalu melekat dengan layang-layang itu. Saya juga pernah bermimpi ingin bisa menghilang seperti filmnya Jumper, dalam sekejap membayangkan mau pergi kemana dan detik itu pula akan berpindah tempat. Jika mau diistilahkan, saya menyebutnya sebagai khayalan yang menarik.

Ada pula mimpi yang masih masuk akal, yaitu mimpi-mimpi yang membuat kita menyebutnya sebagai cita-cita. Dengan pola berpikir yang jauh ke depan, sejenak kita membayangkan 10-20 tahun lagi ingin seperti apa, dengan siapa, dimana, dan sebagainya yang membuat rentang waktu tahunan menjadi kecil karena adanya hal besar yang ingin dicapai jauh di depan sana. Bisa saja cita-cita itu tidak tercapai karena tergantikan oleh hal yang lebih baik. Namanya juga cita-cita, tidak harus tercapai tetapi bukan berarti dunia akan berakhir kan... Selama masih memiliki akal sehat, kita manusia pada dasarnya adalah makhluk yang berusaha hidup lebih baik meski harus berhadapan dengan besarnya masalah dan/atau musibah.

Coretan singkat akhir tahun, tiada lain dan tiada bukan adalah ingin membuat saya dan kita semua menjadi lebih memaknai arti pergantian tahun. Sudah berapa banyak pergantian tahun selama kita hidup dan sudah berapa banyak target yang kita capai dalam rangka menggapai cita-cita itu, sudah berapa banyak kejadian gagal dan sudah berapa banyak pula yang membuat kita bangkit kembali.

Mari yuk kita maknai hari pergantian tahun tidak hanya dengan melihat petasan yang sebenarnya bisa kapan saja, tetapi juga menjadikannya sebagai bahan perenungan terhadap target dan cita-cita ke depan.

Tips Singkat Membuat Kabel LAN - Straight

Posted by faddo83 On Mei - 30 - 201216 COMMENTS

Seringnya membantu membuat kabel jaringan internet/LAN di kantor, tidak ada salahnya kali ini saya sharing sedikit tentang bagaimana cara-caranya terutama untuk kabel LAN tipe straight. Sangat sederhana, karena pada prinsipnya adalah urutan warna ujung kabel yang satu harus sama dengan urutan warna ujung kabel lainnya. Hanya saja, untuk meminimalisir kebingungan ketika ada permasalahan, maka secara internasional urutan-urutan warna tersebut telah distandarkan.

Kenapa judulnya ada kata straight, karena terdapat istilah lain yaitu cross. Straight biasanya menghubungkan antara komputer dengan HUB ataupun switch, sedangkan cross secara umum digunakan untuk menghubungkan antara komputer ke komputer.

1. Persiapan

df810354115af9947f95172812618ad7_img364

Ada beberapa peralatan yang harus dipersiapkan (baca:wajib) yaitu kabel LAN (UTP), tang khusus membuat kabel LAN, LAN tester, dan terakhir adalah RJ45 (alias calon ujung-ujung kabel).

2. Mengupas Kabel

Kupas LAN

Kupaslah kabel LAN/UTP tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan silet, gunting, cutter, ataupun tang khusus LAN.

3. Urutkan Warna

Urutan Warna LAN

Selanjutnya adalah mengurutkan warna. Untuk tipe straight ini, urutannya adalah sebagai berikut:

  • Putih-orange
  • Orange
  • Putih-hijau
  • Biru
  • Putih-biru
  • Hijau
  • Putih-coklat
  • Coklat

Setelah diurutkan, rapikan ujungnya dengan memotongnya supaya rata agar mempermudah dimasukkan ke dalam RJ45.

4. Mengunci RJ45

Mengunci RJ45 LAN

Tahap berikutnya, setelah kabel dimasukkan ke RJ45, harus dikunci dengan menggunakan tang LAN. Pada gambar tampak RJ45 akan dimasukkan ke dalam pengunci. Kuncilah hingga terdengar bunyi ‘klik’ yang artinya RJ45 telah mengunci ujung kabel LAN/UTP. Kemudian lakukan hal yang sama persis untuk ujung kabel lainnya.

5. Pengetesan

Pengetesan LAN

Untuk memastikan kabel LAN/UTP sudah jadi dan siap pakai, dapat digunakan LAN tester. Pada gambar, terlihat ujung LAN ditancapkan ke alat tersebut. Perhatikan lampu indikator, apabila kedua menunjukkan urutan yang benar yakni 1 sampai 8, maka kabel LAN/UTP sudah benar. Namun, apabila ternyata salah satu lampu melompat urutannya, berarti salah satu ujung terdapat kesalahan.

Demikian sharing singkat dari saya, semoga dapat membantu rekan-rekan pembaca yang pusing karena membaca artikel serupa yang terlalu lengkap dan detail, hehe…

Pentingnya Berhutang

Posted by faddo83 On April - 3 - 20124 COMMENTS

b83df4dce389dd0137300c7e18821ff2_utang

Siapa tidak kenal kata ‘hutang’? Nyaris setiap kita sering mendengar kata ‘hutang’ (dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebut ‘utang’) yang artinya kurang lebih adalah uang yang dipinjam dari orang lain atau kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima.

Utang telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Semiskin atau sekaya apapun, yang namanya utang selalu akan ada. Banyak hal yang menyebabkan diantara kita harus melakukannya. Misalnya karena kebutuhan mendesak, atau fasilitas tunai yang tidak tersedia sehingga harus berhutang, dan sebagainya.

Dalam Lingkup Keluarga / Rumah Tangga

Contoh nyata dalam kehidupan rumah tangga yaitu Kartu Kredit. Kartu kredit sejatinya adalah sebuah kartu yang memfasilitasi kita untuk berhutang. Berbagai kemudahan dan diskon kerap kali menjerat kita pada utang dimana wajib dibayar setiap bulannya. Tidak jarang terjadi gagal bayar yang menyebabkan kita menjadi ‘bulan-bulanan’ para debt collector. Memang, siapa sih yang tidak suka kemudahan. Hanya dengan sekali gesek maka akan diperoleh barang yang kita inginkan, handphone, laptop, gadget-gadget atau apapun. Apalagi pada saat tersebut sedang tidak membawa uang tunai, dengan asumsi tidak akan terasa ketika dibayar mencicil.

Utang juga bisa untuk memperoleh aset, modal, maupun investasi. Siapa yang tidak mau memiliki rumah, tanah, emas, dan usaha bisnis? Untuk memiliki itu dengan kondisi keuangan yang tidak mencukupi, maka pilihannya adalah berhutang. Bisa dibayangkan berapa puluh tahun untuk membeli rumah jika ingin membayar dengan tunai. Sebagai ilustrasi, untuk memiliki rumah seharta 300 juta dengan penghasilan bulanan 3 juta, berarti harus mengumpulkan uang selama 100 bulan dahulu dengan catatan tidak makan sama sekali, dan setelah 100 bulan harga rumah sudah 600 juta. Cape dee

Dalam Lingkup Kenegaraan

Pun demikian dalam ruang lingkup kehidupan bernegara. Untuk membiayai kekurangan anggaran, di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terdapat pos tersendiri yaitu Pembiayaan (utang). Pembiayaan ini digunakan untuk menutupi kekurangan atau sering disebut dengan defisit. Sumber pembiayaan dapat diperoleh dari sumber dalam negeri maupun luar negeri. Pos pembiayaan di dalam APBN tersebut diantaranya dipergunakan untuk proyek-proyek besar dimana penerimaan negara tidak mampu membiayainya. Menggunakan analogi seperti kita mau membeli rumah dengan gaji terbatas, begitu pula proyek-proyek besar dan prioritas sangat membutuhkan pembiayaan agar bisa dibangun.

Memang, banyak sekali diantara kita protes keras terhadap utang negara Indonesia yang begitu besar. Namun sejarah mencatat, utang-utang yang menumpuk itu terjadi di masa lampau ketika negara kita dalam era ‘mercusuar’. Pembangunan gedung dimana-mana bahkan untuk hal-hal yang tidak ada kaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pada masa itu bisa dikatakan pengelolaan utang sangat kurang bijaksana (jika tidak boleh menyebutnya buruk). Ditambah lagi dengan peristiwa pada tahun 1997-1998 yang betul-betul menyedot habis cadangan devisa negara, pengangguran dimana-mana, hancurnya nilai rupiah, dan sebagainya yang menyebabkan utang Indonesia naik berlipat-lipat.

Manajemen Utang

Untuk melakukan utang, alangkah bijaksananya jika sebelum berhutang agar dipikirkan kembali sebelum terjerumus dalam lembah kehancuran (wew….). Beberapa hal negatif dalam berhutang misalnya dipergunakan untuk:

  1. Disimpan tanpa suatu sebab.
  2. Membeli sesuatu yang sifatnya mudah rusak.
  3. Membeli sesuatu yang sifatnya gaya-gayaan seperti gadget.
  4. Membeli sesuatu karena kata ‘diskon’ padahal tidak sedang membutuhkan.
  5. Membeli sesuatu yang berat untuk dicicil kembali (kemahalan).

Sedangkan hal positif berhutang misalnya dipergunakan untuk:

  1. Membuka usaha.
  2. Membeli investasi (tanah, rumah, emas).
  3. Membeli kendaraan (sebagai sarana pendukung dalam mencari nafkah, bukan gaya-gayaan).
  4. Membangun proyek-proyek untuk kemashlahatan rakyat banyak (dalam lingkup kenegaraan).
  5. Dan sebagainya.

Karena ada hal negatif dan positif dalam berhutang, maka perlu dilakukan manajemen utang. Utang yang baik adalah utang yang jelas peruntukannya dan bukan bersifat konsumtif, tidak terlalu berat dalam mencicil, serta ada hal positif yang dihasilkannya.

Beli Pertamax di SPBU ‘model begini’?

Posted by faddo83 On Maret - 28 - 20122 COMMENTS

Kita semua tahu, bahwa hampir di setiap Stasiun Pengisianpremium-golongan-tidak-mampu Bahan Bakar Umum (SPBU) akan terbaca spanduk yang tegas dan jelas “Premium adalah BBM bersubsidi hanya untuk golongan tidak mampu“. Menurut saya, itu merupakan sindiran yang luar biasa bagi orang-orang berpenghasilan menengah ke atas untuk segera beralih dari premium (bersubsidi), ke pertamax (non subsidi). Namun apa yang terjadi, kebanyakan pengguna mobil-mobil keren nan mentereng serta motor ber-cc besar (alias harga mahal) merasa tidak peduli sama sekali dengan sindiran itu. Kalaupun ada pengguna motor atau mobil yang membeli pertamax, itu bukan dikarenakan dengan spanduk tersebut, melainkan keinginan pribadi untuk merawat tunggangannya (termasuk ane sih, biar tangki motor kagak berkerak, hehe…).

Spanduk-spanduk itu, jika kita perhatikan, di bagian bawah tertera tulisan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang berarti program dari pemerintah. Sepatutnya, SPBU yang merupakan muara distribusi bahan bakar dari BUMN Pertamina selaku perusahaan negara, mendukung penuh program pemerintah tersebut. Terlepas bagaimana reaksi masyarakat, tugas SPBU adalah mendukung program itu dengan tindakan nyata. Misalnya, memberikan pelayanan agak lebih kepada pembeli pertamax dibandingkan dengan pembeli premium dengan cara membuka jalur tersendiri yang notabene akan jarang ada antrian. Atau hal-hal lain yang menarik minat pengguna premium untuk mencoba membeli pertamax.

Beberapa hal yang menjadi kritik dan sering dijumpai dalam kaitannya dengan spanduk himbauan itu diantaranya:

  1. Dispenser premium masih satu tempat dengan pertamax, menyebabkan tidak adanya pelayanan plus (bukan plus-plus loh ya…) kepada pembeli BBM Nonsubsidi. Maka: tidak menarik minat pengguna premium untuk membeli pertamax karena pelayanannya sama, yakni sama-sama harus antri panjang.
  2. Sistem antrian HANYA berdasarkan jenis kendaraan, bukan tipe BBM yang akan dibeli. Motor dengan motor, mobil dengan mobil, bahkan ketika di jalur mobil kosong melompong, pembeli pertamax motor tetap tidak diberi pelayanan lebih untuk segera ke dispenser BBM mobil. Alias tidak ada inovasi, inisiatif, dan keberpihakan lebih kepada pembeli nonsubsidi. Maka: lagi-lagi tidak menarik minat pengguna premium untuk membeli pertamax.
  3. Konsekuensi lain dari kritik nomor 2, yaitu pengguna premium mulai berpikir beli pertamax tidak ada untung-untungnya. Harga mahal, pelayanan sama, antri panjang pula, jadi ngapain beli pertamax.
  4. Kurangnya spanduk/banner yang menjelaskan bahwa kadar oktan di dalam premium tidak baik untuk kendaraan terutama yang masih berumur di bawah 3 tahun.
  5. Masih banyak kritik lain tetapi tidak masuk dalam konteks tulisan ini.

spbuKonsekuensi Logis

Dalam ekonomi dikenal dengan istilah pasar monopoli, yaitu suatu kondisi pasar dimana banyak pembeli tetapi hanya satu penjual. Di Indonesia, pada umumnya perusahaan negara yang memiliki sifat monopoli adalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti pada sektor listrik dan bahan bakar. Dalam konteks bahan bakar minyak, Pertamina merupakan perusahaan yang ‘menguasai’-nya meskipun ada beberapa perusahaan asing namun masih dalam skala kecil. Sayangnya, SPBU yang merupakan front office-nya Pertamina tidak bisa serta merta menganggap dirinya sebagai pelaku monopoli dan seenaknya kepada calon pembeli. Bagaimanapun juga, SPBU akan menjadi pasar persaingan sempurna manakala disandingkan dengan puluhan dan ratusan SPBU disekitarnya. Akan menjadi suatu konsekuensi logis apabila pelayanan yang diberikan tidak memuaskan dan menyebabkan konsumen lari ke SPBU lain yang jauh lebih baik, seperti yang saya lakukan mulai hari ini untuk tidak ke SPBU yang ‘sono‘ lagi. :)

THE RAID: Redemption

Posted by faddo83 On Maret - 25 - 2012ADD COMMENTS

337eb1e06972299ae06037ca40a6e937_the-raid

Gambar-gambar dari sini.

Hmmm….menurut gw, film ini memang layak ditunggu-tunggu terutama bagi pencinta film action. Bagaimana tidak, aksi-aksi perkelahian dalam film ini tidak seperti di film-film hollywood, apalagi bollywood. Huekss..

You know lah yah, bagaimana film Hollywood kalau lagi adegan berkelahi (ga semua sih), dimana misalnya baru aja ditendang terus terpelanting ke atas meja, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah gerakan slow motion, seolah-olah adegan tersebut sudah sangat luar biasa sehingga tidak boleh terlewatkan oleh pemirsa, maka dibuat slow motion.

Dikisahkan dalam film ini yaitu tentang penyerbuan dan penyergapan satu tim khusus ke sebuah apartemen tempat markas penjahat kelas kakap nan kejam, yang justru menjadi tempat mematikan bagi diri mereka sendiri.

6b7685feb2aaa75c4fd59db189653057_the-raid-cops a20b66928e406729f29879d41ba726fd_the-raid-defense

f7aca8afad8a3ff3a521d4c86a9478bb_the-raid-silat 3e6b181e9d27858db018b37dfe75413a_the-raid-fight

efea45a87e5cd835bcd599fe7fc55fbb_the-raid-attack

No Gimmicks, no tricks

Di film ini, kita semua akan disuguhkan perkelahian yang tiada akhir dari awal film, baik itu dengan senjata api, kapak, pisau, bahkan tangan kosong. Biasanya, film yang tidak memakai banyak tipuan atau trik-trik hollywood, maka pemain yang memainkan peran tersebut memiliki keahlian bela diri.

Sebut saja beberapa tokoh utama di film ini Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Doni Alamsyah yang merupakan atlit Pencak Silat. Atau pun Joe Taslim yang memiliki segudang prestasi sebagai atlit Judo nasional. Main di film ini bukan karena mereka jago akting, jago nyanyi atau yang lainnya, tentu saja bela dirinya sebagai hal mendasar untuk membuat film ini tidak seperti film-filmnya Steven Seagal ataupun Bruce Willis.

Hhmmm…..jadi jika Anda pernah nonton film Warrior-nya si Tom Hardy atau film IP Man, maka pertarungan di film The Raid ini sekelas dengan pertarungan di 2 film tersebut. Perkelahian tanpa slow motion, dengan teknik tinggi, koreografi cantik, sangat tidak membosankan, serta tokoh utama yang tidak se-’hebat‘ si Jason Statham membuatnya film yang di bos-in oleh Gareth Evans ini lebih nyata. :P

cd7a3302d031698d32ee33eea9d8534d_the-raid-kick 6ba04c7792f1f87604fce13fa87bdba1_the-raid-hit

495289881c568c489aa48b4f3ccc9180_the-raid-sword 279f17109a92c22f267cc434d84ae942_the-raid-shot

Minus?

Meskipun secara garis besar gw suka film ini, tidak berarti tidak ada yang gw gak suka. Misalnya adegan ini terlalu banyak memperlihatkan darah dan aksi-aksi sadis lainnya, yang membuatnya sangat tidak cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Seperti contoh beberapa hari yang lalu di salah satu studio ternama wilayah Cikini, banyak sekali orang tua yang membawa anak kecilnya nonton yang gw yakin mereka tidak mengetahui ternyata film action ini lumayan sadis. Nilai minus lainnya menurut gw adalah minimnya jalan cerita, karena memang film ini betul-betul di setting full action dari menit awal sampai akhir.

Berikut trailer film The Raid, monggo buffer.

Selamat menonton.

603567997a51574372f4d89da9f6f3e6_burnout

SEKILAS TEORI

Awal-awal….agak serius dikit ah hehe… :). Mencoba mundur dikit ke belakang, apa itu manajemen?

Harold Knoontz & O Donnel dalam bukunya yang berjudul Principles Of Management mengemukakan, Manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian suatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.

Sementara George R Terry dalam bukunya yang berjudul Principles Of Management memberikan definisi: Manajemen adalah suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan , dan pengawasan dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sedangkan menurut James A.F. Stoner, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dari ketiga pengertian di atas, ada satu unsur yang mau saya tarik benang merahnya, yaitu kesemuanya melibatkan unsur sumber daya manusia. Ya bahasanya mungkin berbeda, ada yang menyebutnya sebagai pengorganisasian, kepemimpinan, ataupun orang-orang. Yang pasti, unsur sumber daya manusia (mens) adalah unsur yang paling menentukan sukses atau tidaknya suatu organisasi mencapai tujuan. Baru kemudian unsur lain mengikuti di belakangnya: money, materials, machines, method, dan markets.

OPINI

Trus, opo hubungane karo judule? Yap, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak organisasi modern di dunia kini yang masih saja menggunakan ‘mazhab’ lama, yaitu memilih atasan atau bawahan berdasarkan kesubjektifan secara personal. Menutup mata seolah atasan atau bawahan yang disukai itu lebih baik ditahan untuk tidak segera rotasi meski untuk pengembangan diri, atau juga yang tidak disukai itu lebih baik di ‘lempar’ saja, dimana sadar atau tidak sadar hal ini ‘dianggap’ sebagai sesuatu hal yang akan mendukung Visi dan Misi organisasi jangka panjang. Dengan kata lain, tidak ada rotasi pegawai untuk pegawai yang disukai, dan lepas saja pegawai yang tidak disukai. Kalau boleh saya istilahkan, yaitu Job Rotation by Like and Dislike. Masih jaman yah?? (hehe….)

Sejatinya, rotasi/mutasi kerja adalah suatu perubahan posisi/jabatan/tempat/pekerjaan yang dilakukan pimpinan organisasi kepada karyawan/pegawai baik secara horizontal maupun vertikal di dalam suatu organisasi, serta agar para karyawan terhindar dari rasa jenuh atau produktivitas yang menurun (Chandra Ming).

Dalam kondisi tertentu, organisasi melihat current situation dan lebih memilih untuk mengamankan terselesainya pekerjaan daripada mengambil risiko rotasi ‘hanya’ karena memperhatikan satu atau dua karyawan saja. Kurang lebih bahasanya begini –> “Ntar-ntar aja deh soal itu…” atau “nanti siapa yang bisa mengerjakan..” atau “si A jangan disini nanti ribut sama si B..“, atau apa saja yang bersifat pekerjaan, bahkan tidak menutup kemungkinan bersifat personal. Padahal, pada prinsipnya seorang karyawan yang baik akan melaksanakan tugas barunya meskipun belum mengetahui detail pekerjaan barunya tersebut, terlebih misalnya jenis pekerjaannya hanya bersifat administratif dan bukan merupakan pekerjaan profesi seperti dokter, arsitek, programmer, akuntan, atau apapun yang mengharuskan bersekolah dahulu bertahun-tahun.

Kita tahu, banyak sekali faktor yang menyebabkan kejenuhan dalam pekerjaan, sebutlah diantaranya faktor pekerjaan yang membosankan karena sudah terlalu lama, faktor kelelahan karena banyaknya hal yang harus dikerjakan secara bersamaan (multitasking), arah yang tidak jelas (kabur) terkait kebijakan sumber daya manusia, faktor kepemimpinan, lingkungan, ketidakjelasan jam kerja, dan sebagainya. Bisa jadi diantara kita tengah mengalaminya, dimana pada suatu artikel disebut dengan istilah sindrom burnout, yaitu suatu kondisi psikis seseorang yang terlihat utuh dan baik-baik saja namun isinya penuh dengan permasalahan, selayaknya sebuah istana megah namun didalamnya telah terbakar habis. Sudah tidak ada tenaga, semangat, motivasi, dan hal-hal positif lainnya di dalam diri si empunya. (Tidak bisa dibayangkan apabila sindrom ini menyebabkan seseorang burnout secara fisik).

Burnout Syndrom vs ‘Like n Dislike Rotation’

Di setiap organisasi, utamanya organisasi formal hampir dipastikan memiliki unit yang berkaitan dengan human resource. Saya tidak akan mencoba untuk menguraikan tugas dari unit itu, hanya ingin menegaskan saja bahwa ternyata se-penting itu lah keberadaan manajemen sumber daya manusia. Tidak peduli berapa banyak uang perusahaan, berapa mesin dan komputer canggih yang dipakai, dan berapa metode dan sistem yang diterapkan, tanpa manajemen sumber daya manusia yang baik maka mustahil visi dan misi organisasi akan tercapai.

–> Sekarang muncul pertanyaan, apabila dalam suatu organisasi/perusahaan dimana beberapa karyawannya sudah cenderung ke arah sindrom burnout, masih sebegitu-pentingnya kah ‘like and dislike’ rotation dalam pencapaian visi dan misi organisasi yang lebih besar..?

About Me

Seseorang yang biasa saja, tidak ada yang istimewa, berusaha menjadi lebih baik, dan berusaha berbagi dengan tulisan-tulisan bertemakan sehari-hari.. :)

Twitter

    Photos

    Activate the Flickrss plugin to see the image thumbnails!